biarkan kesejukan memenangkanmu sejenak

biarkan kesejukan memenangkanmu sejenak
biarkan kesejukan menenangkanmu sejenak...

Jumat, 21 Juni 2013

Mainkan ini untukku...

Lirik, Kunci gitar, Chords Gitar, Kord Gitar Padi - Semua Tak Sama :

C        Am           Em
Dalam benakku lama tertanam
       G
sejuta bayangan dirimu
C        Am           Em
Redup terasa cahaya hati
          G
Mengingat apa yang telah engkau berikan

C Am Em G

C         Am              Em
Waktu berjalan lambat mengiring
       G
dalam titian takdir hidupku
C         Am        Em
Cukup sudah aku tertahan
        G
dalam persimpangan masa silamku

F          C                        Em
Coba tuk melawan getir yang terus kukecap
                F      G
Meresap ke dalam relung sukmaku
F            C                    Em
Coba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
                F    G
Mengalir mengisi laju darahku

[Chorus]
C             CMaj7            Am
Semua tak sama .. tak pernah sama
             F     G          C
Apa yang kusentuh apa yang kukecup
C            Am                 Gm
Sehangat pelukmu .. selembut belaimu
        Dm                   F     G     C
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

C       Am           Em    
Apalah arti hidupku ini
      G
memapahku dalam ketiadaan
C         Am                 Em
Segalanya luruh lemah tak bertumpu
        G
Hanya bersandar pada dirimu
C          Am              Em
Ku tak bisa, sungguh tak bisa
          G
mengganti dirimu dengan dirinya


F          C                        Em
Coba tuk melawan getir yang terus kukecap
                F      G
Meresap ke dalam relung sukmaku
F            C                    Em
Coba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
                F    G
Mengalir mengisi laju darahku


[Chorus]
C             CMaj7            Am
Semua tak sama .. tak pernah sama
             F     G          C
Apa yang kusentuh apa yang kukecup
C            Am                 Gm
Sehangat pelukmu .. selembut belaimu
        Dm                   F     G     C
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

[interlude] F C 2x G
           G Am F

[Chorus]
C             CMaj7            Am
Semua tak sama .. tak pernah sama
             F     G          C
Apa yang kusentuh apa yang kukecup
C            Am                 Gm
Sehangat pelukmu .. selembut belaimu
        Dm                   F     G     C
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

C                      Am
Sampai kapan kau terus bertahan
Gm                     Dm    G
Sampai kapan kau tetap tenggelam
C                      Am
Sampai kapan kau mesti terlepas
Gm        Dm         F     G     C
Buka mata dan hatimu relakan semua.. 

Jumat, 23 November 2012

Hujan

Selalu dan selau ada cerita tentang hujan. Aada yang benci hujan setengah mati. tapi ada juga yang selalu menantikan datangnya hujan. Mungkin aku yang berada di antar keduanya. Dengan keangkuhannya hujan memerintah raja petir memercikkan apinya dengan gemuruh yang terkadang memekikkan telinga. Tapi dengan semua keindahannya hujan membasahi semua makhluk yang ada di bumi ini. Pohon dan rumput yang layu jadi bisa fresh lagi, terlihat makin girang menari bersama hujan. Dengan segala keromantisannya, gerimis selalu menghadirkan kembali semangatku untuk segera bergegas ambil payung warna unguku dan dengan riang gembera segera ku beranjak dari tempat dudukku. Menikmati setia butir air yang turun dan menetes dari tiap ujung jeruji payungku yang penuh dengan tanda tangan & coretan konyol. Hujan yang dengan segala kebijaksanaannya seolah bisa menggantikan tangisku, mendung di hatiku seolah pecah, seiring dengan dengan makin derasnya hujan. Dan dengan segala kebersamaannya, aku pun ingin selalu merasakan tiap waktu yang aku habiskan bersama kamu. Tak penting walaupun hanya sekejap aku nikmati waktu itu. Tak kan jadi masalah meskipun dalam waktu yang sekejap itu kita selalu bertengkar. Sekedar mempeributkan hal-hal kecil atau hanya sekedar bertanya dengan pertanyaan yang sebenarnya tak perlu lagi ada jawaban dan penjelasan.  Karena yang terpenting, aku bisa berada di sini, bersamamu.

Senin, 13 Agustus 2012

Semua Akan Indah Pada Waktunya

Slow, but sure...
Perlahan, tapi pasti. Aku mulai merasakan kenikmatan dan keindahan hidup. Masa lalu- saat ini-masa depan.. Semua adalah proses hidup. Semua orang melewatinya, termasuk aku. Lihatlah orang-orang bijak yang kau kagumi itu. Kalau kamu ingin jadi seperti mereka, jalanilah semua proses itu. Tak ada yang salah, tak ada yang sia-sia, tak perlu ada sesal. Semua yang membuatmu makin dewasa. Aku selalu ingin menjadi dan seperti anak kecil. Dengan semua kepolosan, keluguan, dan semua yang ada pada mereka, seluruh hidup mereka yang seolah yang tanpa beban. Ah, tapi itu cuma akan menjadi hal konyol dan kebodohan jika aku tak berubah. Berubah menjadi dewasa, belajar dengan semua yang ku lihat, ku dengar, dan ku rasakan.
Ketika aku menyendiri, ada begitu banyak nikmat yang kurasakan. Semua yang ada di dunia -yang katanya- fana ini, begitu bnayak keindahan tersaji di depan mata.
^Aku punya keluarga yang tak pernah membiarkan aku kekurangan apapun (materi-kasih sayang)
^Aku punya sodara-sodara di basecamp yang menyebalkan tiada tanding itu, tapi mereka selalu punya sejuta cara agar aku bisa tetap tersenyum
^Aku punya teman-teman yang percaya padaku, menjadikan aku sebagai tempat berbagi mereka
^Aku selalu punya impian yang begitu indah, yang selalu menjadi inspirasi dan semangat
dan yang terakhir...
^I have someone yang gag ada luar biasanya sama sekali, biasa sekali, jayus sekali, tapi perhatian sekali..

I just wanna say "BIG THANK'S" to all...
^Allah SWT, atas semua anugerah yang indah ini
^Buat Ibu, kasih sayangmu takkan terganti..
^Buat Ayah, suatu hari nanti Ayah akan lihat, betapa bangganya memiliki anak perempuan sepertiku
^Buat My Big brother, kakak terbaik sepanjang masa
^My Sister, aku gag tau harus ngomong apa
^Budhe, memang paling mengerti saia
^Para penghuni Kozt Amry, kalian ituuu....cieee...cieee...
^Mb.Titis, Mz Buncrit, Thx a lot for your shoulders...Kalian selalu bisa menghapus air mataku..
^My ex.. kalian semua telah mengajarkan banyak hal, tak kan pernah menyesal "pernah memiliki" dan tak kan terhapus..
^dan buat Mr.Jayus-ku, Saia bahagia "menemukanmu"...tetaplah menjadi malam untuk pagiku.. perdebatan malam-pagi kita sangat indah..

Dan buat semua yang baca tulisanku ini,
jika ingin menangis, menangislah..itu buka hal yang memalukan
jika ingin tertawa, tertawalah..tunjukkan pada dunia bahwa kamu memang bahagia
karena tak ada yang sia-sia selam kamu menjalani hidupmu tulus dari hati

Jadilah inspirasi bagi banyak orang :)





Minggu, 15 Juli 2012

Aku Kecewa

Sebegitu sulitkah hatiku untuk dimengerti? sulit pula untuk kau mengerti?
sesulit apa? hingga kau hampir saja menjadi 'orang bodoh' di depan mataku.. I really-really do not want it. Membuatku cemburu dengan semua ucap dan tingkahmu. Aah.. mungkin itu hanya pelampiasan hatimu. Mungkin dan semoga saja. Harusnya kamu itu tahu, paham dengan semua penjelasan itu. Bukan malah ngelantur ngalor-ngidul.. Hehh..aku tak pernah mengharapkan cuma jadi warung-hanya sebagai tempat persinggahan,cuma sebentar- Dengan sedikit ceritaku aku harap kau mengerti dan tak menjadi seperti mereka. Kau malah mau mengulangi kesalahan yang sama lagi. Itu yang kamu mau? "bodoh". Maaf kata ini terlontar dari mulutku. Supaya kamu introspeksi. Supaya kamu tahu. Aku tak suka caramu seperti itu. Dan jika memang itu yang kamu mau, silakan. Kejar kebahagiaanmu, dengan caramu. Tapi tanpa aku. Aku tak bisa menuruti caramu. Tenan gawe kempropok kowe. Aku kecewa. 

Rabu, 11 Juli 2012

Tuhan Mempertemukan Kita Kembali

Benar saja. Tuhan mempertemukan kita kembali. Masih dengan cara-Nya yang indah dan penuh misteri. Setelah perdebatan panjang itu. Suasana kembali hening. tak ada kabar atau sapa. Kau tlah mengetahui apa yang memang seharusnya kau tahu. Dalam kesunyian itu, berpikirlah..Resapi semua kejujuran dunia yang ada dan tlah mengiringi setiap langkahmu.

Rabu, 27 Juni 2012

Di Hatiku

Merasakan semua hal yang kulewati. Dalam kesendirian, aku semakin merasakan adanya kehadiranmu dalam stiap langkahku. Natural. Ya, tanpa paksaan seperti waktu kau minta jawaban. Aku lebih suka yang seperti ini. Biarkan aku bimbing rasaku secara perlahan. Jika memang ini takdir kita, Tuhan akan mempertemukan kita kembali dengan waktu dan rasa yang jauh lebih indah. Ijinkan aku merasakannya. Rasa yang mulai tumbuh, rasa yang aku pun tak tahu akan bertahan atau bahkan menghilang dalam sekejap. Satu hal yang aku tahu, keputusanmu yang "abu-abu" itu justru menyadarkanku, "itulah jawaban". Biarkan rasa ini tertahan dan bertahan di hatiku. Bukan karena ada seseorang, tapi karena aku belum bisa membagi waktuku. Aku yang tak ingin membuatmu menghabiskan waktu hanya untuk menunggu waktu kapan aku bisa punya waktu untukmu. Mungkin itu akan membuatmu merasa semakin tersiksa. Aku tak inginkan itu.

Melangkah dan berjalankah untuk duniamu. Demikian pula denganku. Nanti..Ya..saat ini aku hanya bisa bilang nanti. Saat di mana Tuhan akan memberikan semua keindahan yang selama ini Dia simpan dengan rapi di genggaman-Nya tanpa ada seorang pun yang tahu -termasuk aku dan kamu-. Perlahan aku pun mulai mengerti, kalimat Ayah yang menurutku tak pernah adil untukku itu. Aku paham dan aku rasakan itu dengan benar. Kalimat Ayah memang sulit untuk aku lakukan, tapi justru itu menjadi doanya yang mampu menjagaku hingga aku mampu bertahan sampai saat ini. Ayahku seorang pria, sama sepertimu. Entah ia nanti akan memilihmu untuk menjagaku. Atau ia punya arah pandang yang lain. Itu pun masih menjadi misteri. Yang kita sama-sama tahu, seorang Ayah pasti akan lakukan yang terbaik untuk putrinya.Masih ingat apa yang kuminta? Aku hanya menginginkan "kebahagiaan" Maka, mengertilah. Untuk aku, kamu, dan kebahagiaan kita.

Terima kasih, untuk semua waktumu. Untuk harimu yang selalu kau tutup dengan mendengarkan semua ceritaku. Untuk perdebatan "malam-pagi" kita. Untuk waktu yang sebentar itu.
 Dan untuk waktu yang kurindukan.  
:)

Sabtu, 09 Juni 2012

Misteri Tuhan (Aku Percaya Keajaiban)

,pagi ini..dan mungkin akan jadi agendaku hari ini.. "jaga basecamp"... sendirian..ngapain lagi, mandi belum, nonton tipi, uda bosen, dengerin radio gag asik klo cuma tenguk-tenguk gag jelas. ya sudah, saia putuskan nyuri lepi punya Bapak Ketum di basecamp belakang. Dan on line lah sekarang.. :-)
,search apa lagi yang paling pertama.. "facebook"..ahaha...hiburan paling real tuh..
abis liat 'notificatin', bola mataku ngarahin ke daftar teman yang lg OL.. Ada satu nama yang aq kenal di sana dengan lingkaran warna ijo di sebelah kanan, uda pd tau donk itu artinya apa? on line.. sengaja tak biarin (emank biasanya juga aq biarin sih-gag nyapa duluan sebelum disapa-hehe..). selang beberapa menit, uda gag ada.ilang entah kemana...ooohh...jadi segini doank?? nyerah.gag berani.apa gag niat?? i don't know.. whatever lah..cuma malah jadi buat aku tambah ilang filing ajja.. jadi buat aq beranggapan cwo tuh sama ajja.. c'mon. don't make me jadi berpikiran ky gini terus.. oh..God! apa sebenarnya rasa yang Kau titipkan saat ini? aq hanya ingin ketulusan, bukan belas kasihan.. jika memang ini bukan saat yang tepat, kapan waktu yang indah itua akan tiba Tuhan? tegar. aku akan tegar, ya. itu yang harus aku lakukan. Menjalani dan manimati hidupku sekarang dengan apa yang sudah ada. Himalaya, FMIPA, monitor kotak+segala yang ada di ruang kerja mungil saia, Pak Ketum dan sodara2 di basecamp yang selalu buat huru-hara itu.. kalian sungguh melengkapi hidup saia.. sempat pikiranku terhenti dan berpikir seperti ini "bahagia ini cukup untukku, bersama kalian, tawa kalian,kedukaan yang kita lewati sama2, berantem, dan semua bumbu penyedap yang ada di rumah kita tercinta yang sangat sederhana itu". Semakain membuat aku mengerti apa arti kebahagiaan itu. Mungkin kalian akan jauh lebih bahagia ketika kalian tau suatu ada seseorang yang selalu ada disampingku. Tapi mungkin gag dalam waktu dekat. Aku masih belum bisa merealisasikan itu. 06.06.12. yang menyadarkanku akan hal itu. Mungkin rencana Tuhan yang indah itu bukan saat ini. Aku percaya keajaiban. Siapa pun dia, mungkin bisa membuat aq+kalian juga sama-sama shocking soda. Entahlah. Biarkan itu jadi misteri Tuhan.. :)